
ANALISIS KEBUTUHAN
MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF
MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF
M. Miftah. M.Pd.
Balai Pengembangan Multimedia Semarang, Pustekkom, Depdiknas
Jl. Lamongan Tengah, Bendan Ngisor, Sampangan, Semarang. hasanmiftah@yahoo.com
ABSTRAK: Pembaharuan bidang pendidikan di Indonesia senantiasa dilakukan. Salah satunya dengan perbaikan dan pengembangan kurikulum berupa peluncuran (launching) Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang menekankan pada pendekatan pembelajaran dan penataan kompetensi yang lebih disesuaikan dengan perkembangan situasi dan kondisi serta era yang terjadi saat ini. Multimedia yang secara sengaja dan kreatif dirancang untuk membantu memecahkan permasalahan pembelajaran, kiranya merupakan alternative yang akan banyak dapat mengambil peran dalam implementasi KTSP. Berbagai bentuk pengalaman belajar, baik yang dapat dicapai di dalam kelas maupun di luar kelas, pesan-pesan pembelajaran dan berbagai bentuk pengalaman belajar, perlu dikemas dengan memperhatikan kaidah serta prinsip teknologi pembelajaran dalam bentuk multimedia. Dengan multimedia diharapkan pesan pembelajaran dapat diterima dengan baik dan mudah, serta menciptakan pembelajaran yang menyenangkan (enjoyment atau joyful learning). Agar program multimedia yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan, maka perlu dilakukan Analisis Kebutuhan Media.
Analisis kebutuhan multimedia pembelajaran interaktif bertujuan untuk mendapatkan topik-topik yang akan dimultimediakan. Guna memenuhi tujuan ini, maka dalam analisis kebutuhan digunakan alur kerja analisis kebutuhan. Alur kerja ini digunakan untuk mengetahui tahapan-tahapan pelaksanaan analisis kebutuhan. Peserta yang terlibat terdiri atas; para guru bidang studi, kalangan akademisi (sebagai ahli materi), ahli media, pakar Teknologi Pembelajaran, pakar kurikulum, dan tim analis.
Metode dalam kegiatan antara lain; presentasi, diskusi, dan penugasan. Hasil kegiatan berupa topik-topik yang akan dimultimediakan yaitu sejumlah topik yang telah diidentifikasi dengan model format yang telah divalidasi ahli dan berdasarkan pengkajian kurikulum yang berlaku secara mendalam.
Kata Kunci: Analisis Kebutuhan, Topik, Multimedia Pembelajaran Interaktif
Tidak ada komentar:
Posting Komentar